air bersih kota bandung


Kesimpulan
Dari karakteristik kawasan diatas, pola penanganan yang tour belitung sesuai untuk kawasan permukiman ini yaitu community based development, dengan rincian infrastruktur sbb:

Air Bersih

Penduduk di kawasan kasus studi menggunakan belitung tour air bersih non-perpipaan, sekitar 59 % menggunakan sumber air yang berasal dari sumur dangkal dan sekitar 18 % dilayani oleh PDAM. Sehingga Perusahaan Daerah tour belitung murah Air Minum (PDAM) perlu menambahkan sarana perpipaan paket tour belitung dan meningkatkan kualitas air bersih karena berdasarkan data dinas kesehatan sampel air dari PDAM beberapa tidak memenuhi syarat sehingga perlu untuk lebih memperhatikan kesehatan pantai di belitung lingkungan, menjaga agar sumber air tidak tercampur dengan sumur warga dan melakukan pengolahan agar air minum dapat memenuhi syarat.

Air limbah

Pengelolaan/pembuangan air limbah di kawasan kasus studi sebanyak 72,60 % dilakukan melalui sistem on site dan offsite. Pada Kawasan perkotaan yang padat sebagaimana kawasan kasus studi sulit untuk menempatkan Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL) dan septictank sesuai persyaratan kesehatan. Secara kuantitas mengenai sarana sanitasi sudah memenuhi, akan tetapi secara kualitas masih banyak kondisi sarana air limbah yang kurang memadai, terutama banyaknya septictank yang tidak pernah dikuras, namun sudah ada Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di IPAL Sewon yang bias diakses melalui kawasan kasus studi.

Komentar